Tujuan Pengembangan Wisata Halal versi GMTI
10-04-2019 10:48 WIB

Jakarta, Multikel.com,- Keberhasilan Indonesia menduduki peringkat pertama Global Muslim Travel Index (GMTI) 2019 saat rilis indeks GMTI 2019 pada hari Selasa, 09/04/2019,  tak lepas dari upaya yang dilakukan oleh Kementrian Pariwisata (Kemenpar) untuk memenuhi standarisasi pariwisata halal dari CrescentRating.  

CrescentRating mengidentifikasi lima kategori yang dapat mengembangkan sektor perjalanan Halal lebih jauh. Tujuan Pengembangan Wisata Halal ini menyediakan kerangka kerja menyeluruh yang menjadi cetak biru (blueprint) untuk industri pariwisata. Para stakeholders pariwisata halal terkait dapat memakai tujuan tersebut sebagai panduan untuk menyusun strategi dalam meningkatkan sektor pariwisata Halal.

Lima Tujuan Pengembangan Wisata Halal ini  antara lain adalah:

  • Integrasi, Keberagaman dan Keyakinan: Memungkinkan umat Muslim agar dapat aktif sebagai masyarakat dalam komunitas global sekaligus tetap memenuhi kewajiban spiritual mereka.
  • Peninggalan Sejarah, Budaya dan Koneksi: Menghubungkan para wisatawan Muslim dengan sesama wisatawan Muslim, komunitas lokal, peninggalan budaya dan sejarah di destinasi-destinasi pilihan mereka.
  • Edukasi, Wawasan dan Kapabilitas: Meningkatkan pemahaman di kalangan komunitas. Meningkatkan pengetahuan para akademisi dan pelaku industri untuk meningkatkan kapabilitas para pemangku kepentingan.
  • Industri, Inovasi dan Perdagangan: Menciptakan peluang baru untuk meningkatkan perdagangan melalui sektor pariwisata dan mendorong pertumbuhan di berbagai sektor.
  • Kesejahteraan dan Pariwisata Berkelanjutan: Mengenali tanggung jawab para pemangku kepentingan di sektor pariwisata dan dampak sosialnya bagi para wisatawan, komunitas yang lebih luas dan lingkungan.

Dilansir dari rilis pers Mastercard CrescentRating GMTI 2019, menurut Fazal Bahardeen, CEO CrescentRating dan HalalTrip.“Seiring dengan pasar wisata Halal yang semakin bertumbuh dan berkembang, kami percaya bahwa laporan ini, dan didukung oleh laporan ‘Halal Travel Frontier 2019’ yang diluncurkan pada awal tahun, telah membuka peluang baru untuk fase berikutnya dari perkembangan segmen wisata yang unik ini, yaitu Halal Travel 2.0. Laporan ini juga menampilkan lima ‘Tujuan Pengembangan Wisata Halal’ serta pembaruan ‘Kebutuhan Layanan Berbasis Keyakinan Umat Muslim’ untuk membantu seluruh pemangku kepentingan dalam menyusun perencanaan yang jelas dalam meningkatkan pasar ini”. (WZN) 
 

(bagikan informasi)